Komunikasi Ritual pada Budaya Bertani Atoni Pah Meto di Timor-Nusa Tenggara Timur

Yermia Djefri Manafe

Abstract


The ritual is one way of communicating. All forms of ritual is communicative. The ritual is always a symbolic behavior in social situations. Because of this ritual is always a way to communicate something. Communication rituals can be understood as meaning the message of a group of people against religious activity and belief system that was followed. The ritual is performed Atoni Pah Meto not independent of trust they hold, in the process always happen meaning of certain symbols that signify the process of ritual communication. This symbol has a meaning known only to those who perform the ritual.

Keywords


Ritual, Ritual Communication, Belief System

Full Text:

PDF

References


Alavin Y. So, Suwarsono. 2000. Perubahan Sosial dan Pembangunan, LP3S, Jakarta.

Beatty, Andrew. 2001. Variasi Agama di Jawa. Jakarta; Murai Kencana.

Bandem, I Made. 1991. Peranan Seniman dalam Masyarakat, dalam KONGRES KEBUDAYAAN 1991: Warisan Budaya: Penyaringan dan Pemeliharaan. Edisi I. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan NilaiNilai Budaya 1992/1993.

Bogdan, Robert C, and Sari Knopp Biklen, 1992, Qualitatif Research for Education: An Introduction to Theory and Methods, Boston: Allyn and CBacon Inc.

Bowie, Fione. 2000. Ritual Theory, Rites of Passage and Ritual Violence. Dalam The Anthropology of Religion.

Carey, James W. 1992. Communication as Culture: Essays on Media and Society. Newyork: Routledge.

Couldry, Nick. 2005. Media Rituals; eyond Functionalism., dalam Media Anthropology. Editor: Eric W. Rothenbuhler dan Mihai Coman. Thousand Oaks: SAGE Publications.

Danandjaja, James. 1975. Manfaat Media Tradisional untuk Pembangunan., dalam Kebudayaan dan Pembangunan, Sebuah Pendekatan terhadap Antropologi Terapan di Indonesia. Penyunting: Nat J. Colleta dan Umar Kayam. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 1987.

----------------. 1983. “Fungsi Teater Rakyat bagi Kehidupan Masyarakat Indonesia” dalam buku: Seni dalam Masyarakat Indonesia; Bunga Rampai. Editor: Edi Sedyawati & Sapardi Djoko Damono. Jakarta: PT Gramedia.

---------------. 2002. Folklor Indonesia; Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.

Effendy, Onong Uchjana. 2000. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Geertz, Clifford. 1981. The Religion of Java, London: The Free Pressw of Glencoe.

Koentjaraningrat, 1996, Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kuswarno Engkus. 2008. E t nografi Komunikasi suatu Pengantar dan Contoh Penelitiannya. Widya Padjadjaran. Bandung

Littlejohn and Karen Foss. 1996. Teori Komunikasi. Salemba Humanika. Jakarta

Mardimin, Johanes, 1994. Jangan Tangisi Tradisi-Transformasi Budaya Menuju Masyarakat Indnesia Modern, Penerbit Kanisius, Jogjakarta.

Marzali, Amri. 1997. Kata Pengantar dalam James P. Spradley, Metode E t nografi , terjemahanan Misbah Zulfa Elizabeth, Yogyakarta: Tiara Wacana.

Marzali, Amri. 2005. Antropolgi & Pembangunan Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Mulyana, Deddy, 2005. Ilmu Komunikasi

Suatu Pengantar. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy, 2006. Metode Penelitian Komunikasi. Contoh-Contoh Penelitian Kualitatif Dengan Pendekatan Praktis. Bandung. Rosdakarya

Mulyana, Deddy, 2007. Metode Penelitian Komunikasi. Contoh-Contoh Penelitian Kualitatif Dengan Pendekatan Praktis. Bandung. Rosdakarya

Mulyana, Deddy, 1995. Twenty Five Indonesians in Melbourne (Desertasi dalam rangka memperoleh Ph.D di Universitas Monash, Australia).

McQuail, Denis. 2000. McQuail’s Mass Communication Theory. London, Thousand Oaks, New Delhi: SAGE Publications.

Purba, Jonny, dkk. 2002. Pemberdayaan Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Lingkungan. Prosiding Lokakarya. Jakarta: Aliansi Masyarakat Adat Nusantara.

Rakhmat, Jalaludin, 1997, Metode Penelitian Komunikasi, Bandung Remaja Rosdakarya.

Ritzer, George. 1992. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda (penyadur Alimandan), Rajawali Pers, Jakarta.

Rothenbuhler, Eric W. 1998. Ritual Communication: From Everyday Conversation to Mediated Ceremony. Thousand Oaks. SAGE Publications.

Rothenbuhler, Eric W. dan Mihai Coman. 2005. The Promise Of Media Anthropology, dalam Media Anthropology. Editor. Eric W. Rothenbuhler dan Mihai Coman. Thousand Oaks. SAGE Publications.

Spradley, James. P. 2006. Metode E t nografi . Pengantar: Amri Marzali. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.

Soedjatmoko, 2001. Kebudayaan Sosial, Melibas, Jakarta.

Soekanto, Sastrosapono, dan Taneko 1981. Majalah Peninjau




DOI: http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v1i3.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ASPIKOM indexed by:
 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License