Makna Lingkungan Hidup di Masa Sriwijaya: Analisis Isi pada Prasasti Talang Tuwo

Yenrizal Yenrizal

Abstract


The purpose of this study is to understand the interpretation of the environmental aspects during the Sriwijaya kingdom  in  the  7th  century.  The interpretation  is  based  on  text  written  on  the  script  of  the Prasasti  Talang  Tuwo  (Talang  Tuwo  inscription),  the  one  and  only  inscription  talking  about  the environmental  arrangement.  This  study  deploys  a  discourse  analysis  by  Mangineau which  discusses  the discourse  from  three  aspects:  content,  process,  and  emergence.  Data are analyzed by qualitative  method using  environmental  communication  perspective.  This  study  indicates  that (a)  the  social  situation  in Sriwijaya’s  era  had  determined  the  environmental  interpretation;  (b) the  process  occurred  shows  social context playing significant role, and (c) it shows how this process was taking place in certain stages.

References


Adul, M. Asfandi, (1981), Bahasa Indonesia Baku dan Fungsi Guru dalam Pembinaan Bahasa Indonesia. Surabaya: PT Bina Ilmu

Bungin, Burhan, (2003), Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta, Penerbit Rineka Cipta

Callicot, J Baird and Richard Froderman, (2009), Encylopedia of Environment and Philosophy Ethics, Mc Millan Reference, USA

Coedes, George, Louis Charles Damais, Hermann Kulke, dan Pierre Yves Manguin, (2014), Kedatuan Sriwijaya, edisi kedua, Pusat Arkeologi Nasional, Komunitas Bambu, Jakarta

Flor, Alexander G, (2004), Environmental Communication: Principles, Approaches and Strategies of Communication, Applied to Environmental Management,University of the Philippines.

Iskandar, Johan, (2012), Ekologi Perladangan Orang Baduy, Pengelolaan Hutan Berbasis Adat secara Berkelanjutan, Penerbit Alumni, Bandung

Leopold, Aldo, (1949), A Sand County Almanac, Skecthes Here and There,Oxford University Press, Oxford Newyork.

Lunt, Paul, Tim Allott, Penny Anderson, Matt Buckler, Andrew Coupar, Peter Jones, Jill Labadz & Peter Worrall., (2010), Peatland Restoration, Scientific Review, IUCN UK Peatland Programme‘s Commission of Inquiry on Peatlands.

Mulyana. Deddy, (2001), Ilmu Komunikasi: suatu Pengantar. Bandung: Rosda Karya

Muljana, Slamet. (2008), Sriwijaya, LkiS, Yogyakarta

Munoz, Paul Michel, (2009), KerajaanKerajaan Awal Kepulauan Indonesia dan Semenanjung Malaysia, Penerbit Mitra Abadi, Yogyakarta.

Rambo, A Terry dan Percy Sajise (ed.), 1984, An Introduction to Human Ecology Research on Agricultural Systems in Southeast Asia, University of the Philippines, University Publication Program, College, Laguna, Philippines

Rahardjo, Wahyu, (2006), Hubungan Manusia dengan Lingkungan, Jurnal Penelitian Psikologi, No. 2, Volume 11.

Ricklef, M, (2005), Sejarah Indonesia Modern, Serambi Ilmu, Jakarta

Santun, Dedi M., (2013), Simbol Kejayaan Ibukota Sriwijaya dalam Tiga Prasasti Sriwijaya di Palembang, Jurnal Mozaik, Volume 13, Nomor 2, tahun 2013

Santun, Dedi M., (2012), Tafsir Kepemimpinan Ideal Dapunta Hyang Srijayanasa, Jurnal Jurnal Mozaik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya, Volume 11 Nomor 1

Soleh, Khabib, (2017), Prasasti Talang Tuo Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Sebagai Materi Ajar Sejarah Indonesia Di Sekolah Menengah Atas, Jurnal Historia, Volume 5, Nomor 2, Tahun 2017.

Sukenti, Kurniasih, (2008), Kearifan Lokal dan Perannya terhadap Upaya Pelestarian Lingkungan: Suatu Kajian Terhadap Budaya dan Masyarakat Jawa, Jurnal Pijar MIPA, Volume 3, Nomor 1, Maret 2008

Wahyudin dan Sudin Panjaitan, (2013), Perbandingan Sistem Agroforestry, Mono kultur Intensif, Dan Monokultur Konvensional Dalam Pembangunan Hutan Tanaman Sengon, Prosiding Seminar Agroforestry

Wijaya, Taufik (2016), Lokasi Raja Sriwijaya Beramanat Ekologi Ini Dikepung Kebun Sawit, diakses dari http://www.mongabay. co.id/2016/03/28/lokasi-raja-sriwijayaberamanat-ekologi-ini-dikepung-kebunsawit/, tanggal 22 Februari 2018

Wolters, OW., (2017), Kebangkitan dan Kejayaan Sriwijaya Abad III-VII, Komunitas Bambu, Jakarta

Yenrizal., (2018), Nilai-Nilai Lingkungan Hidup pada Prasasti Talang Tuwo, Perspektif Komunikasi Lingkungan, Palembang, Noerfikri Offset




DOI: http://dx.doi.org/10.24329/aspikom.v3i5.302

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal ASPIKOM indexed by:
 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License